hitung-hitung KPR yuk…

Dear all,

Kebetulan sekarang saya lagi timbang-timbang mau beli rumah secara KPR nih dan kumpul-kumpul info siapa tau ada juga yang lagi mau beli rumah secara KPR cuma masih bingung berapa kira-kira biayanya dan syaratnya apa saja, berikut ada sedikit contoh hitung-hitungan biaya bunga dan biaya-biaya KPR lainnya serta syarat – syarat yang biasanya harus disiapkan tapi ini tidak sama disemua bank, tergantung kebijakan dari masing-masing bank yang dipilih, tapi buat pengetahuan boleh deh..

A. Hitungan Bunga

Faktor Anuitas
Tahun Bunga 13.75 % Bunga 13.75 %
> 75 jt sd <= 150 jt < 75 jt 
1 1.13750000                 1.1475000    
2 0.60533626 0.61315774    
3 0.42892571 0.43616225    
4 0.34144742 0.34849557    
5 0.28953534 0.29655171    
6 0.25539932 0.26424601    
7                 0.23141380 0.23856038    
8                 0.21376502 0.22102115    
9                 0.20033343 0.20771284    
10                 0.18984665 0.19735692    
11                 0.18984945 0.18913914    
12                 0.17473627 0.18251621    
13                 0.16919756 0.17711161    
14                 0.16410520 0.17265616    
15                 0.16077862 0.16895229    
         
Rumus :      
Angsuran per bulan = (Plafon x faktor anuitas ) / 12 bulan  
contoh :      
Untuk pinjaman sebesar Rp. 50.000.000,00 dengan masa kredit
selama 5 tahun, angsuran per bulannya adalah sebesar :  
= (Rp. 50.000.000,00 x 0.29655171 ) / 12 bulan     
= Rp. 1.235.632,00      

B. Biaya – Biaya KPR

Perkiraan biaya KPR untuk kredit Rp. 50.000.000,00    
Biaya provisi 1 %  = Rp.  500,000.00
Biaya administrasi = Rp.  100,000.00
Biaya notaris = Rp.  100,000.00
Biaya APHT = Rp.  850,000.00
Biaya SKMHT = Rp.  250,000.00
Asuransi jiwa = Rp.  350,000.00
Asuransi kebakaran = Rp.  500,000.00
Biaya materai 11 lbr = Rp.  66,000.00
cad. APHT = Rp.  500,000.00
total       3,216,000.00
         

C. Syarat – syarat pengajuan KPR

Disini saya cuma menulis syarat pengajuan KPR bagi perorangan antara lain :

- Usia pemohon tidak lebih dari 55 tahun saat kredit terakhir jatuh tempo

- Fotocopy KTP pemohon (suami & istri)

- Fotocopy Buku Nikah

- Fotocopy rekening koran / tabungan 3 bulan terakhir

- Fotocopy slip gaji / keterangan kerja

- Fotocopy kartu keluarga

- Fotocopy tagihan listrik / kartu kredit, atau yang lainnya bila ada

- Fotocopy dokumen jaminan

dan lain-lain tergantung kebijakan bank yang bersangkutan.

Sekian dulu, terima kasih. Silahkan kirim comment anda, mari berbagi.

Tentang gayahidup99

Seorang ibu muda, karyawati sebuah perusahaan swasta, cool and calm
Tulisan ini dipublikasikan di gaya hidup, Uncategorized dan tag , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>